29.07.2019

Film Dokumenter Tentang Reformasi Layanan Kesehatan di Indonesia

Kisah dari enam daerah di Indonesia terkait perjalanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): manfaat, tantangan, realita di lapangan, dan inisiatif lokal menjadi inti dari dokumenter ini.

Film dokumenter pelopor ini mengilustrasikan dampak dan realita reformasi layanan kesehatan di Indonesia dari perspektif pasien dan penyedia layanan kesehatan. Film ini menggambarkan contoh nyata dari berbagai daerah di Indonesia, kemajuan dan tantangan dalam membangun salah satu negara kesejahteraan terbesar di dunia.

Dengan keanggotaan lebih dari 220 juta orang, Sistem Jaminan Kesehatan Nasional merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan karena itu merupakan wujud komitmen inklusif yang mengesankan dari pemerintah Indonesia.

Terlepas dari cerita sukses, sistem JKN masih menghadapi berbagai tantangan seperti defisit pendanaan yang tinggi, kesulitan dalam mencakup seluruh populasi Indonesia dikarenakan tantangan geografis, seleksi keanggotaan yang kurang sesuai, serta perbedaan tingkatan kualitas dan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Aning, a midwife in Kediri, East Java | Photo by Aliansi Jurnalis Independen
Aning, a midwife in Kediri, East Java | Photo by Aliansi Jurnalis Independen

Di saat yang bersamaan, reformasi Sistem JKN masih perlu disosialisasikan ke seluruh Indonesia - khususnya di daerah-daerah terpencil - untuk meningkatkan kesadaran hak dan untuk memupuk konsensus umum atas kebutuhan sistem kesejahteraan umum.

Menyadari bahwa tidak adanya film dokumenter tentang reformasi layanan kesehatan di Indonesia, FES bersama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), serta berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dengan dukungan teknis dari WatchDoc yang memproduksi film dokumenter ini, yang mana idealnya digunakan untuk pelatihan dan penayangan publik.

Six journalists involved in this documentary movie | Photo by Aliansi Jurnalis Independen
Six journalists involved in this documentary movie | Photo by Aliansi Jurnalis Independen

Film dokumenter ini menjabarkan perjalanan enam jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia yang merekam cerita nyata dari perspektif pasien dan penyedia layanan kesehatan di Jakarta, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Aceh.

Public discussion in Bojonegoro and Lombok | Photo by FES Indonesia
Public discussion in Bojonegoro and Lombok | Photo by FES Indonesia

Salah satu kisah dibawakan jurnalis tentang penyadap gula aren di Banyumas, Jawa Tengah yang memiliki risiko kecelakaan yang sangat tinggi dan memiliki strategi sendiri untuk membayar kontribusi jaminan kesehatan setiap bulannya.

Dari November 2016 hingga Juli 2017, para jurnalis melakukan observasi terhadap layanan kesehatan yang disediakan oleh JKN. Kumpulan rekaman dari observasi ini menunjukkan secara grafis bagaimana sistem JKN beroperasi; dengan manfaat yang tersedia dan dengan kekurangan yang harus diatasi. Film ini merupakan salah satu rekaman terkait layanan kesehatan di berbagai bagian Indonesia.

Film dokumenter ini telah dipertunjukkan secara publik di Palembang, Sumatera Selatan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dan di Kabupaten Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat.

Friedrich-Ebert-Stiftung
Indonesia Office

Jl. Kemang Selatan II No. 2A
Jakarta Selatan 12730
Indonesia

+62 21 7193711
+62 21 71791358

info(at)fes.or.id
www.fes.or.id

kembali ke atas